Kamis, 17 Maret 2016

Antara Nadilla dan Bukunya

Ramai aku membaca tentang buku yang paling teman-teman suka. Bercerita dengan judul yang berbeda-beda. Kalian tahu apa itu berbeda. Ya, berbeda itu tidaklah sama. Meski berbeda, namun aku dapati satu dua dari mereka yang sama, bahkan aku menyukainya. Semoga istiqamah dalam mencintainya. Ya, Al-qur'an. Sebuah buku petunjuk hidup bagi kita orang beriman. Mungkin tak perlu aku jabarkan tersebab aku merasa kalian pun paham.

Ehm, bicara soal buku terbaik yang pernah aku baca, mungkin jawabku adalah Al-qur'an. Sebab menurut hematku, Al-qur'an adalah sumber ilmu. Muara ilmu. Selain itu, buku apa yang paling kusuka, buku terbaik apa yang pernah kubaca, bahkan aku tak mampu untuk menyebutkannya semua. Sebab bagiku, setiap buku yang dibaca akan mencipta kesan tersendiri.

Aku terbilang lebih suka membaca buku yang bernuansa islami, ntah novel, fiksi, non fiksi, atau apa yah, namanya... aku tak bisa terjemahkan. Pokonya macam itulah. Sebab bagiku, buku bernuansa islami, InsyaAllah bisa lebih menambah nutrisi hati. Koleksi buku yang aku punya.... Ah, tidak, kita tak sedang membahas koleksi buku, akan tetapi membahas buku terbaik.

Nah, setelah teman-teman tahu buku terbaik bagiku seperti apa, mungkin ada baiknya jika aku turut menyebutkan beberapa judul buku yang aku suka. Salah satunya adalah buku Aku pingin Nikah, Jodoh Dunia Akhirat, juga Temukan Aku Dalam Istikharahmu. 





Salah satu buku favorit aku. Buku dengan gaya bahasa yang aku menyukainya. Buku yang menurutku pas buat kita-kita yang tengah menanti pasangan hati, seperti aku ini. Ehm, Afwan. Tiga buku yang membuatku terinspirasi. Buku yang menambah keyakinanku untuk tidak lagi takut menikah di usia muda. Ehm, meski masih juga sebatas teori. Tak apa, lupakan.

Atau novel ini,



Sebuah novel dengan gaya bahasa yang mudah dimengerti. Gaya bahasa yang indah. Setidaknya itu menurutku. Sebuah kisah tentang hidup seorang muslimah, perjalanannya dalam menjemput hidayah. Mendapatkannya tidak mudah. Buku yang membuatku merasa takjub, buku yang mampu melelehkan benteng air mataku. Ehm, Afwan. Sulit tuk dilisankan atau dituliskan. Bagi kalian yang juga tertarik, mungkin bisa beli lalu dibaca. Setelah itu ambil kesimpulannya sendiri. Kalau beli buku hanya untuk disimpan, dipandang, dijadikan koleksi..., menurutku tidak masalah. Siapa tahu saja, suatu saat nanti, ntah kapan itu, tangan kita akan meraihnya hingga tertarik untuk sekedar membukanya. Ah, maksudku membacanya.

Mungkin empat judul itu yang bisa ku cerita kesempatan ini. Sedikit memang, semoga mudah dipahami. Jika ada kesempatan lagi nanti, InsyaAllah akan kita bagi lagi. Bagi cerita maksudnya. Terimakasih untuk kalian yang sudah berkenan meluangkan waktu membaca cerita ini, sebatas sharing aja, tidak lebih.

Nadilla Afrina

10 komentar:

  1. Wahh jadi penasaran.. mang penulisnya siapa mbak nadilla?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang mana, mba sasmitha? :) ada itu tercantum di cover bukunya... hehehe

      Hapus
  2. Balasan
    1. Ehm, makasih, mba...

      Mba dah baca juga kah?

      Hapus
  3. Keren abis mbak ..
    Mau dong dipinjemi ??
    Hehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh, boleh...
      Sini ja mau pinjem yang mana... hehehe

      Hapus
  4. Hmn... Yg lagi menanti jodoh... He... Maaf ya mba... Semoga dimudahkan dan dilancarkan... Aamien

    Bukunya keren2, semoga suatu saat sy juga bisa membacanya, sy yg juga lgi menanti... He...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe
      Sabar dalam ujian yang bernama penantian, aamiin...

      Na'am, semoga bisa baca buka itu buku2nya...

      Hapus
  5. Jodoh Dunia Akhirat,,, jadi inget Kang Abay :D

    BalasHapus

Terimakasih atas kunjungannya...
Silahkan tinggalkan komentar dan sampaikan dengan santun...