Sabtu, 18 Juni 2016

Marah


Oleh : Ainayya Ayska 

Aku terkadang merasa marah
Tapi kepada siapa kemarahan ini hendak kutujukan?
Hingga aku memilih untuk diam
salah satunya jalan untuk meredam
Supaya terhindar dari dendam

Sepintas, mungkin mampu diam
Namun seakan hati membawa beban
Sebisa apa kucoba lepaskan
Tak ingin hati ini menghitam
Sebab enggan maafkan

"..., dan orang-orang yang menahan amarahnya serta memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Ali ‘Imran : 134)

Berulang kali aku gagal
Hingga kisah itu hanya sepenggal
Ada sakit yang masih tinggal
Menyisakan cerita yang terpenggal

Luka ini belumlah kering
Jeritannya masih nyaring
Dan hati yang dulu bening?

Ntahlah 
Aku marah
Apakah aku salah?
Tidakkah mereka tahu bahwa luka ini masih berdarah?

Parah
Tapi biarlah
Hatiku sudah terlampau patah
Hingga aku hanya bisa pasrah

Kini aku mulai lelah
Merasa lemah
Tapi berusaha jangan sampai kehilangan arah
Karena kuyakini hariku akan kembali cerah

Terbayang sebuah kisah
Yang ingin kulukis dengan akhir yang indah
Namun aku tahu, bahwa aku harus tetap tabah
Dalam melangkah
Hingga nanti, aku mampu menyambut hari itu dengan senyum merekah

Terima kasih, ya Allah....
Atas hadiah terindah, hidayah
Selalu ada hikmah disebalik kisah
Alhamdulillah.... 

6 komentar:

  1. Selalu ada hikmah disebalik kisah...


    Setujuu... Dan harus selalu yakin..

    BalasHapus
  2. laa taghdob walakal jannah..hehehe..Nggak nyambung yaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan marah maka bagimu surga. Hehe shahih

      Hapus

Terimakasih atas kunjungannya...
Silahkan tinggalkan komentar dan sampaikan dengan santun...