Minggu, 16 Oktober 2016

Senja

Oleh : Ainayya Ayska 

Senja
Ia duduk memeluk lutut
Tatapannya lurus, jauh menatap awan
Entah
Dalam satu keadaan, menatap awan lebih dirasa nyaman
Seakan mampu bantu tuk mengukir senyuman
Bercerita, berbagi lukisan 


Senja
Entah mengapa
Kepala itu tertunduk lesu
Rupa nampak sendu
Ronanya pilu
Bertalu

Senja
Ia merubah posisi duduk
Bersila menatap mega
Ada tawa
Teringat gurau senda
Yang lupa kapan masa

Senja
Ia kini berdiri
Bersiap untuk pergi

Senja
Ia mungkin tak terlalu pandai memintal kata
Sejak tadi dicuba, namun tak jua ada hasilnya
Selalu senja, senja, dan senja
Tak pernah ada kata selanjutnya
Sehingga dicukupkan saja
Senja

***

2 komentar:

Terimakasih atas kunjungannya...
Silahkan tinggalkan komentar dan sampaikan dengan santun...